Jakarta, 27 Oktober 2026 – Minat warga negara Indonesia (WNI) mengikuti ajang maraton internasional menunjukkan perkembangan positif seiring meningkatnya tren wisata olahraga atau sport tourism. Kegiatan lari jarak jauh kini tidak hanya dipandang sebagai sarana menjaga kebugaran, tetapi juga menjadi alasan untuk mengunjungi berbagai destinasi wisata dunia. Fenomena tersebut tercermin dari meningkatnya permintaan perjalanan yang menggabungkan partisipasi dalam kompetisi olahraga dengan aktivitas liburan. Perusahaan perjalanan Golden Rama Tours & Travel mencatat pertumbuhan penjualan produk Sports Holiday sebesar 16,2 persen sepanjang 2026 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Peningkatan tersebut menunjukkan bahwa pengalaman olahraga semakin menjadi salah satu pertimbangan masyarakat Indonesia ketika merencanakan perjalanan ke luar negeri.
General Manager Communications and CRM Golden Rama Tours & Travel, Ricky Hilton, menjelaskan bahwa ajang maraton internasional memiliki daya tarik tersendiri bagi wisatawan Indonesia. Menurutnya, pengalaman mengikuti perlombaan tidak hanya berkaitan dengan pencapaian waktu atau keberhasilan mencapai garis finis. Peserta juga dapat menikmati suasana kota, mengenal budaya setempat, dan menjelajahi berbagai destinasi wisata selama berada di negara tujuan. Perjalanan tersebut bahkan telah menjadi bagian dari daftar pengalaman yang ingin diwujudkan oleh sebagian penggemar olahraga lari. Ricky menilai kombinasi antara tantangan fisik dan pengalaman berwisata membuat maraton internasional semakin menarik bagi masyarakat yang menerapkan gaya hidup aktif.
+1
Berdasarkan data Golden Rama, jumlah peminat perjalanan maraton internasional meningkat sebesar 3,7 persen pada 2026 dibandingkan tahun sebelumnya. Sydney Marathon menjadi ajang yang paling banyak diminati dengan kontribusi mencapai 38,7 persen dari total pelanggan perjalanan maraton perusahaan tersebut. London Marathon menempati posisi berikutnya dengan kontribusi sebesar 17,1 persen. Angka tersebut memperlihatkan bahwa kota-kota besar dengan penyelenggaraan kompetisi lari berskala internasional memiliki daya tarik kuat bagi wisatawan Indonesia. Namun, data tersebut menggambarkan pelanggan Golden Rama dan belum dapat digunakan untuk mewakili keseluruhan perjalanan wisata olahraga masyarakat Indonesia.
Republika Online
Sydney Marathon menjadi salah satu pilihan menarik karena menawarkan pengalaman berlari di kawasan perkotaan yang dikenal memiliki berbagai landmark terkenal. Sementara itu, London Marathon memiliki reputasi sebagai kompetisi lari internasional yang diikuti peserta dari berbagai negara. Selain kedua ajang tersebut, kota-kota seperti Tokyo, Berlin, Chicago, dan New York juga menjadi tujuan populer dalam kalender maraton dunia. Bagi sebagian peserta, kesempatan mengikuti perlombaan di kota-kota tersebut menjadi pencapaian pribadi yang membutuhkan persiapan panjang. Faktor reputasi penyelenggaraan, pengalaman lintasan, serta kesempatan menikmati destinasi wisata menjadi pertimbangan dalam memilih ajang yang akan diikuti.
Meningkatnya minat terhadap wisata maraton tidak terlepas dari perkembangan komunitas lari di Indonesia. Berdasarkan data yang disampaikan Golden Rama, lebih dari 500 kegiatan lari diselenggarakan di berbagai wilayah Indonesia sepanjang 2026. Jumlah komunitas lari juga dilaporkan meningkat hampir enam kali lipat pada 2025 dibandingkan tahun sebelumnya. Pertumbuhan tersebut memperlihatkan semakin luasnya ruang interaksi bagi masyarakat yang memiliki ketertarikan terhadap olahraga lari. Komunitas tidak hanya menjadi tempat berlatih bersama, tetapi juga berperan dalam berbagi pengalaman mengenai perlombaan, persiapan fisik, dan perjalanan menuju ajang internasional.
JPNN.com
Perkembangan wisata olahraga turut mendorong perusahaan perjalanan menghadirkan layanan yang lebih sesuai dengan kebutuhan peserta maraton. Berbeda dari perjalanan wisata biasa, wisatawan yang mengikuti perlombaan membutuhkan perencanaan mengenai jadwal kedatangan, kondisi fisik, transportasi, dan kebutuhan nutrisi. Peserta juga perlu mempertimbangkan perubahan zona waktu serta kondisi cuaca yang mungkin berbeda dari tempat tinggal mereka. Persiapan tersebut menjadi penting karena perjalanan jauh dapat memengaruhi kualitas istirahat dan kesiapan tubuh menjelang pertandingan. Oleh sebab itu, layanan perjalanan khusus maraton biasanya tidak hanya berfokus pada kunjungan wisata, tetapi juga mendukung kelancaran aktivitas peserta selama mengikuti kompetisi.
Golden Rama menyediakan sejumlah program pendampingan bagi pelanggan yang mengikuti perjalanan maraton internasional. Layanan tersebut mencakup lokakarya sebelum perlombaan untuk membahas pilihan makanan, karakteristik lintasan, dan kondisi cuaca di negara tujuan. Perusahaan juga menghadirkan sesi berbagi pengalaman bersama pelari yang sebelumnya pernah mengikuti ajang maraton internasional. Pendampingan selama perjalanan menjadi bagian dari layanan untuk membantu peserta menghadapi kebutuhan teknis ketika berada di luar negeri. Berdasarkan catatan perusahaan, wisatawan yang mengikuti perjalanan berbasis olahraga rata-rata menghabiskan waktu sekitar empat hari di destinasi. Durasi tersebut memungkinkan peserta menggabungkan kegiatan perlombaan dengan kunjungan wisata dalam satu perjalanan.
Republika Online
Memasuki 2027, sejumlah ajang maraton internasional telah menjadi bagian dari pilihan perjalanan yang ditawarkan kepada wisatawan Indonesia. Tokyo Marathon dijadwalkan berlangsung pada 7 Maret 2027, disusul London Marathon pada 24–25 April dan Sanlam Cape Town Marathon pada 23 Mei. Sydney Marathon masuk dalam kalender perjalanan pada 29 Agustus, sedangkan Berlin Marathon dijadwalkan pada 26 September. Chicago Marathon dan New York Marathon masing-masing direncanakan berlangsung pada 10 Oktober dan 7 November 2027. Rangkaian tersebut memberikan pilihan bagi penggemar lari untuk menyesuaikan tujuan perjalanan dengan jadwal perlombaan, kesiapan fisik, dan kemampuan anggaran.
Republika Online
Tren wisata olahraga juga memberikan peluang bagi industri pariwisata Indonesia untuk menarik wisatawan melalui penyelenggaraan kompetisi berskala internasional. Kementerian Pariwisata menilai kegiatan olahraga dapat mendorong pergerakan wisatawan sekaligus memberikan manfaat bagi sektor perhotelan, transportasi, kuliner, dan usaha mikro, kecil, serta menengah. Sejumlah ajang lari di Indonesia telah menjadi bagian dari pengembangan wisata olahraga, termasuk Maybank Marathon di Bali dan berbagai kompetisi lari di Jakarta. Pada Agustus 2026, Maybank Marathon mencatat partisipasi 14.100 pelari dari 46 negara. Kehadiran peserta dari berbagai wilayah menunjukkan bahwa kompetisi lari dapat menjadi sarana memperkenalkan destinasi wisata Indonesia kepada masyarakat internasional.
ANTARA News
+1
Meningkatnya minat WNI mengikuti maraton internasional memperlihatkan perubahan cara masyarakat menikmati perjalanan wisata. Aktivitas olahraga kini semakin sering dipadukan dengan pengalaman budaya, pencapaian pribadi, dan kesempatan menjelajahi kota-kota dunia. Pertumbuhan penjualan produk Sports Holiday sebesar 16,2 persen serta meningkatnya peminat perjalanan maraton menjadi salah satu indikator perkembangan pasar tersebut. Meski demikian, peserta tetap perlu memperhatikan kesiapan fisik, biaya perjalanan, persyaratan pendaftaran, dan waktu pemulihan sebelum memutuskan mengikuti kompetisi. Dengan semakin banyaknya pilihan ajang internasional dan berkembangnya komunitas lari di dalam negeri, wisata olahraga berpotensi menjadi salah satu segmen perjalanan yang terus berkembang dalam beberapa tahun mendatang.




