Jakarta, 9 Mei 2026 – Universitas Presiden atau President University turut berpartisipasi dalam konferensi internasional “ICFBE 2024” yang digelar di Filipina dengan mengangkat tema mengenai peran generasi muda dalam mendorong inovasi bisnis keluarga di era modern.
Dalam forum tersebut, para akademisi, pelaku usaha, dan peneliti dari berbagai negara membahas tantangan serta peluang bisnis keluarga di tengah perkembangan teknologi dan perubahan ekonomi global. Salah satu fokus utama diskusi adalah bagaimana generasi muda dapat membawa pembaruan dan ide kreatif agar bisnis keluarga tetap bertahan dan berkembang.
Perwakilan President University menjelaskan bahwa anak muda memiliki peran penting dalam memperkenalkan inovasi digital, strategi pemasaran modern, hingga pengembangan model bisnis baru dalam perusahaan keluarga. Kemampuan generasi muda memahami teknologi dinilai menjadi nilai tambah besar dalam menghadapi persaingan usaha saat ini.
Pengamat ekonomi menjelaskan bahwa bisnis keluarga masih menjadi salah satu fondasi utama perekonomian di banyak negara, termasuk Indonesia. Namun banyak usaha keluarga menghadapi tantangan regenerasi ketika memasuki era digital dan perubahan pola konsumsi masyarakat.
Karena itu, keterlibatan generasi muda dianggap penting untuk menjaga keberlanjutan bisnis keluarga tanpa kehilangan nilai dan identitas usaha yang telah dibangun sebelumnya. Banyak perusahaan keluarga kini mulai membuka ruang lebih besar bagi generasi penerus untuk membawa pendekatan yang lebih modern dan adaptif.
Konferensi internasional tersebut juga membahas pentingnya pendidikan kewirausahaan bagi anak muda agar mampu menjadi inovator dan pemimpin bisnis di masa depan. Perguruan tinggi dinilai memiliki peran strategis dalam menyiapkan generasi muda yang kreatif, adaptif, dan mampu bersaing di tingkat global.
Selain menghadirkan sesi diskusi akademik, ICFBE 2024 juga menjadi ajang pertukaran gagasan dan pengalaman antara peserta dari berbagai negara terkait pengembangan bisnis keluarga dan kewirausahaan modern. Banyak peserta menilai kolaborasi internasional penting untuk menghadapi tantangan ekonomi global yang semakin kompleks.
Pengamat pendidikan menilai keterlibatan mahasiswa dan generasi muda dalam forum internasional seperti ini dapat memperluas wawasan serta memperkuat kemampuan mereka dalam memahami dunia bisnis global. Inovasi, kreativitas, dan penguasaan teknologi disebut akan menjadi faktor utama keberhasilan bisnis keluarga di masa depan.







